Finalis Duta Kesehatan Sulawesi Utara Sosialisasi PHBS dan Mengajar Anak-Anak di Komunitas Dinding Manado

oleh -343 Dilihat

Pembina, Ikatan, dan para finalis Duta Kesehatan Sulawesi Utara Tahun 2025 melaksanakan kegiatan sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta kegiatan mengajar bagi anak-anak yang tinggal di sekitar Komunitas Dinding Manado. Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu, 12 Juli 2025, berlokasi di area Pasar Bersehati, Manado.

Kegiatan tersebut berjalan dengan lancar dan penuh antusiasme anak-anak setempat. Para finalis Duta Kesehatan secara aktif memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan diri, lingkungan, serta kebiasaan hidup sehat sejak dini. Peserta sosialisasi diajak berdiskusi dan praktik langsung cara-cara sederhana menjaga kesehatan, seperti mencuci tangan yang benar dan menjaga pola makan seimbang.

Tidak hanya sosialisasi PHBS, kegiatan ini juga menghadirkan berbagai kelas kreatif untuk anak-anak. Para finalis memberikan pengajaran di kelas modeling, fotografi, videografi, serta kelas membaca dan menghitung. Anak-anak tampak antusias mengikuti setiap sesi, terutama saat diajak mencoba langsung memotret dan membuat video sederhana.

Ketua Panitia Duta Kesehatan Sulut, Dr. dr. Theresia M.D. Kaunang, Sp.K.J, Subsp.A.R. (K), menyampaikan apresiasi atas keterlibatan seluruh pihak yang mendukung terselenggaranya kegiatan ini. Menurutnya, edukasi kesehatan dan penguatan minat bakat sejak usia dini adalah langkah penting dalam membangun generasi yang sehat dan kreatif.

Pendiri Duta Kesehatan Sulut, Janny Septian Solihin, S.K.M, juga hadir dalam kegiatan ini bersama para anggota Ikatan Duta Kesehatan Sulut dan pengurus Komunitas Dinding Manado. Dukungan penuh pengurus komunitas menjadi salah satu kunci keberhasilan acara, yang diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi komunitas lain untuk melaksanakan kegiatan serupa.

Melalui sosialisasi dan pengajaran langsung di lapangan, Duta Kesehatan Sulawesi Utara ingin mendorong kesadaran bersama bahwa kesehatan, kebersihan, dan pengembangan diri anak-anak adalah tanggung jawab semua pihak. Kegiatan ini diakhiri dengan foto bersama dan pembagian alat tulis bagi peserta sebagai bentuk dukungan semangat belajar.