Peringati Harlah ke-10, RJI Sulut Bekali Pengelola Jurnal Kampus Tata Kelola OJS hingga Indeksasi Global

oleh -99 Dilihat

Wanua.id – Memperingati momentum satu dekade kiprahnya di tanah air, Relawan Jurnal Indonesia (RJI) Wilayah Sulawesi Utara sukses menggelar Workshop Literasi Jurnal berskala regional. Mengusung tema besar “Semarak Harlah ke-10 Relawan Jurnal Indonesia: Giatkan Publikasi, Berdampak untuk Negeri”, kegiatan ini telah dilaksanakan secara hybrid, yakni berpusat secara luring di Gedung Teater Fakultas Syariah Lantai 4 IAIN Manado dan terhubung secara daring melalui platform Zoom Meeting pada Rabu (10/06/2026).

Agenda strategis ini dihadiri antusias oleh para pengelola jurnal dari berbagai perguruan tinggi dan instansi, di antaranya Universitas Sam Ratulangi (Unsrat), Universitas Negeri Manado (Unima), Universitas Muhammadiyah Manado, IAIN Manado, serta lembaga pengelola jurnal lainnya di Sulawesi Utara.

Kegiatan krusial bagi ekosistem akademik ini dibuka secara resmi oleh Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) IAIN Manado, Dr. Ardianto, M.Pd. Kehadiran pihak tuan rumah menegaskan komitmen institusi pendidikan tinggi di Sulawesi Utara untuk terus bergandengan tangan bersama RJI dalam mendongkrak mutu publikasi ilmiah.

Dalam workshop tersebut, para peserta dibekali dengan tiga materi utama, yaitu Manajemen OJS dan Tata Kelola Naskah, Strategi Peningkatan dan Pemeliharaan Akreditasi SINTA, serta Roadmap Indeksasi Internasional Bereputasi. Dua pakar di bidang publikasi dihadirkan sebagai narasumber utama untuk mengupas tuntas materi-materi tersebut dengan dipandu oleh pihak panitia pelaksana selama berjalannya diskusi.

Narasumber pertama, Wakil Ketua RJI Pusat, Andista Chandra Yusro, S.Pd., M.Pd., menyoroti pentingnya akselerasi dan peningkatan kualitas jurnal ilmiah di Indonesia. Dalam pemaparannya, ia memberikan catatan penting bahwa ke depan regulasi akreditasi akan semakin ketat, di mana tingkatan SINTA rencananya hanya akan dibatasi sampai SINTA 4 saja. Sementara itu, Sekretaris RJI Sulut, Misbahul Munir Makka, S.H., M.H., menjabarkan secara rinci mengenai teknis pengelolaan jurnal, mulai dari penataan sistem di Open Journal Systems (OJS) hingga manajemen alur naskah yang ideal sesuai standar akreditasi.

Ketua RJI Sulawesi Utara, Faradila Hasan, dalam penyampaiannya menekankan bahwa usia 10 tahun merupakan momentum pemantapan kontribusi RJI. Ia menegaskan bahwa giat publikasi yang dikawal oleh RJI bukan sekadar rutinitas akademik, melainkan ikhtiar nyata agar pemikiran dan hasil riset dari daerah bisa memberi dampak yang luas bagi kemajuan negeri. Melalui sinergi yang terbangun dalam workshop harlah ke-10 ini, RJI Sulut berharap kualitas tata kelola jurnal ilmiah di berbagai kampus Sulawesi Utara dapat melompat lebih tinggi dan bereputasi global.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *