WANUA.ID — Hari kedua Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) 2026 diwarnai dengan penyambutan resmi 5.018 mahasiswa baru (maba) oleh Pelaksana Tugas (Plt) Rektor Unsrat, Prof. Dr. Ir. Jamaludin Jompa, M.Sc. Acara penyerahan mahasiswa baru dari 12 fakultas ini digelar dalam Sidang Senat Terbuka di Auditorium Unsrat pada Jumat (14/8/2026), yang turut dihadiri Ketua Senat Unsrat Prof. Dr. Ralph Kairupan, para jajaran Wakil Rektor, Dekan, hingga jajaran Guru Besar. Jabatan Plt Rektor ini diemban Prof. Jamaludin Jompa sejak 4 Agustus 2026 berdasarkan penunjukan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, di samping tugas utamanya yang masih aktif sebagai Rektor Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar.
Di hadapan ribuan peserta PKKMB, Prof. Jompa mengungkapkan rasa bangga sekaligus menyampaikan apresiasinya kepada para mahasiswa baru yang telah memilih Unsrat sebagai sarana menempuh pendidikan tinggi.
“Unsrat harus semakin unggul ke depannya. Status Plt Rektor hanyalah hal administratif — namun yang bertugas harus bekerja sepenuh hati, bertanggung jawab, dan memastikan Unsrat tetap kokoh, tidak boleh sedikit pun tergoyahkan. Inilah saatnya kita bersama-sama membangun Unsrat,” tegas Jompa kepada wartawan usai acara.
Mendampingi Plt Rektor dalam sesi wawancara, hadir Wakil Rektor II Prof. Dr. Royke Montolalu, M.Sc., Wakil Rektor IV Dr. Steenie Edward Wallah, Humas Unsrat Dr. Max Rembang, M.Si., serta Staf Khusus Bidang Kemahasiswaan Drs. Ronny Gosal, M.Si. Pada kesempatan tersebut, Prof. Jompa menekankan pentingnya komitmen seluruh elemen pimpinan untuk bekerja optimal agar pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi terus berjalan lancar tanpa hambatan di tengah masa transisi kepemimpinan. Ia juga menambahkan bahwa kehadirannya membawa semangat baru untuk menjalankan amanat kementerian secara maksimal dengan mendedikasikan waktu serta energinya.
Sebagai pimpinan baru, ia telah menyiapkan langkah strategis berupa percepatan digitalisasi sistem administrasi kampus. Pengembangan Sistem Informasi Manajemen (SIM) dan implementasi Kantor Elektronik diakselerasi agar seluruh proses tata kelola dokumen berjalan tertib, transparan, dan sistematis. Selain itu, pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) juga diprioritaskan sebagai fondasi pelayanan di Unsrat.
“Kepemimpinan Unsrat ke depan harus berbasis AI dalam pelayanannya. Sistem harus dibangun agar keluhan masyarakat dan pelayanan akademik dapat dijawab dengan cepat dan memuaskan. Memang tidak mudah membagi waktu antara jabatan di Unhas dan Unsrat, namun kemajuan digital Unsrat adalah prioritas,” ujar Jompa.
Mengenai daya tampung maba, Prof. Jompa menjelaskan bahwa kuota 5.018 orang yang terdata saat ini masih memungkinkan untuk bertambah. Pihak kampus memberikan kelonggaran bagi calon mahasiswa yang sudah dinyatakan lulus tetapi sempat terkendala saat registrasi, untuk melengkapi pendaftaran sesuai prosedur yang berlaku.
Pelaksanaan penyambutan maba melalui Sidang Senat ini turut mendapat apresiasi dari Ketua Senat Unsrat, Prof. Dr. Ralph Kairupan, yang menilai seluruh rangkaian acara berlangsung aman dan tertib. Optimisme senada juga disampaikan oleh pimpinan fakultas mengenai kesiapan proses belajar mengajar. Berdasarkan data sebaran maba di beberapa fakultas, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) menerima sekitar 875 mahasiswa di pelbagai program studi, Fakultas Hukum menerima sekitar 600 mahasiswa dengan pembatasan kuota demi menjaga mutu, Fakultas Pertanian menampung sekitar 450 mahasiswa, Fakultas Kedokteran (terdiri dari Prodi Kedokteran, Keperawatan, dan Kedokteran Gigi) menerima sekitar 375 mahasiswa, serta Fakultas Peternakan sebanyak 57 mahasiswa pada satu program studi.
Rangkaian kegiatan PKKMB Unsrat 2026 akhirnya resmi ditutup pada Jumat sore oleh Wakil Rektor I selaku Ketua Panitia Pelaksana, Prof. Ir. Arthur Pinaria, MP., Ph.D. Seluruh tahapan kegiatan dipastikan berlangsung secara kondusif dan bersih dari segala bentuk kekerasan maupun perundungan.
“Semua materi yang telah diterima selama PKKMB hendaknya menjadi pegangan utama saat saudara memasuki masa perkuliahan sesungguhnya. Selamat belajar, jadilah generasi yang unggul dan berkarakter,” pesan Prof. Pinaria menutup kegiatan.






