Unsrat Dorong Transisi Energi di Desa Kima Bajo melalui Implementasi dan Pelatihan PLTS Atap bagi Komunitas Nelayan

oleh -10 Dilihat

Minahasa Utara, 19 September 2026 — Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) melalui Implementasi dan Pelatihan PLTS Atap untuk Mendukung Transisi Energi pada Komunitas Nelayan Desa Kima Bajo, Minahasa Utara, Sabtu (19/9/2026).

Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan pemanfaatan energi surya sekaligus meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat pesisir dalam memanfaatkan teknologi energi terbarukan. Kegiatan dilaksanakan bersama komunitas nelayan Desa Kima Bajo, Kecamatan Wori, Kabupaten Minahasa Utara.

Tim pelaksana pengabdian, Jumriadi, S.T., M.Si., dosen Jurusan Fisika FMIPA Unsrat, menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya berfokus pada penerapan teknologi PLTS, tetapi juga pada peningkatan pemahaman masyarakat mengenai energi bersih.

“Kami ingin masyarakat tidak hanya melihat PLTS sebagai sebuah perangkat yang menghasilkan listrik, tetapi memahami bagaimana energi matahari dapat dimanfaatkan dan bagaimana sistem tersebut dapat dioperasikan serta dipelihara. Melalui kegiatan ini, kami berharap masyarakat pesisir semakin mengenal energi terbarukan dan memiliki keterampilan untuk memanfaatkannya secara berkelanjutan,” ujar Jumriadi.

Dalam kegiatan tersebut, masyarakat mendapatkan materi mengenai energi terbarukan, transisi energi, serta keterkaitan penggunaan energi fosil dengan perubahan iklim dan tantangan yang dihadapi masyarakat pesisir. Peserta juga diperkenalkan dengan prinsip kerja PLTS, yaitu proses konversi energi cahaya matahari menjadi energi listrik melalui efek fotovoltaik.

Selain penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan demonstrasi dan pelatihan penggunaan sistem PLTS. Masyarakat diperkenalkan dengan komponen utama PLTS, fungsi masing-masing komponen, alur energi dari panel hingga beban listrik, serta prinsip dasar pengoperasian dan pemeliharaan sistem.

Perwakilan Pemerintah Desa Kima Bajo, Amran Kabaena, menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, kehadiran Unsrat memberikan kesempatan bagi masyarakat desa untuk memperoleh pengetahuan dan pengalaman langsung mengenai teknologi energi terbarukan.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh Unsrat di Desa Kima Bajo. Kegiatan seperti ini memberikan pengetahuan baru bagi masyarakat, khususnya mengenai pemanfaatan energi matahari. Kami berharap kerja sama dan pendampingan seperti ini dapat terus berlanjut sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat,” ujar Amran Kabaena.

Hal senada disampaikan perwakilan Komunitas Nelayan Desa Kima Bajo, Safrudin Saleh. Ia menilai pelatihan tersebut memberikan pengalaman baru bagi masyarakat nelayan dalam mengenal dan menggunakan teknologi energi surya.

“Pelatihan ini sangat bermanfaat bagi kami karena kami bisa melihat dan memahami secara langsung bagaimana panel surya menghasilkan listrik. Kami berharap masyarakat nelayan dapat semakin memahami teknologi ini dan memanfaatkannya untuk mendukung kebutuhan energi di lingkungan kami. Kami juga berharap ke depan ada bantuan panel surya dengan kapasitas yang lebih besar sebagai sarana percontohan bagi masyarakat,” ungkap Safrudin Saleh.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi Unsrat dalam mendorong pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi bagi masyarakat. Implementasi dan pelatihan PLTS di Desa Kima Bajo diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam meningkatkan pemanfaatan energi terbarukan sekaligus membangun kesadaran masyarakat pesisir terhadap pentingnya transisi menuju energi yang lebih bersih dan berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *