Wanua.id — Perwakilan masyarakat dari Desa Tumbak dan Desa Tumbak Madani mengikuti Pelatihan Budidaya Sayuran dengan Sistem Hidroponik yang digelar Yayasan Bina Lentera Insan melalui Lembaga Pelatihan Kerja (LPK). Pelatihan ini berlangsung pada 26–30 Agustus 2025 di LPK Yayasan Bina Lentera Insan, Manado.
Selama lima hari, warga desa yang menjadi peserta mendapat kesempatan belajar langsung mengenai teknik bercocok tanam hidroponik. Mereka diajarkan mulai dari pengenalan sistem, perakitan instalasi sederhana, pemilihan benih, proses penanaman, hingga cara merawat tanaman agar dapat menghasilkan panen yang maksimal.
Bagi masyarakat di wilayah pesisir yang selama ini menghadapi keterbatasan lahan pertanian, hidroponik menjadi harapan baru. Ketua Yayasan Bina Lentera Insan dalam sambutannya mengatakan, “Hidroponik menjadi alternatif yang tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga mampu mendukung ketahanan pangan keluarga. Kami berharap keterampilan ini bisa dibawa pulang ke desa dan ditularkan kepada warga lainnya, sehingga hidroponik tidak hanya menyediakan sayuran segar, tetapi juga berpotensi menjadi usaha produktif yang meningkatkan kesejahteraan keluarga dan desa.”
Peserta dari Desa Tumbak dan Desa Tumbak Madani pun menyambut pelatihan ini dengan penuh antusias. Mereka menilai pengalaman belajar hidroponik memberi peluang baru untuk mengatasi keterbatasan sekaligus membuka jalan menuju kemandirian pangan di tingkat rumah tangga maupun desa.






