Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) pertama Asosiasi Dosen Akademik dan Kevokasian Seluruh Indonesia (ADAKSI) SulutGoMat menjadi tonggak penting perjuangan dosen di kawasan timur Indonesia. Kegiatan yang digelar di Gedung Serbaguna Pemkot Manado ini mempertemukan perwakilan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) ADAKSI untuk menyatukan visi dalam memperjuangkan kesejahteraan dosen serta meningkatkan kualitas pendidikan tinggi.
Acara berlangsung penuh khidmat, dimulai dari pembukaan, sambutan pejabat, Studium Generale, hingga sesi materi kebijakan. Ketua Panitia, Anas R. Hibrida, S.Sos., M.M., CPHRM, menegaskan bahwa meskipun sempat mengalami penundaan dari jadwal semula, semangat dan antusiasme peserta tetap terjaga hingga akhir kegiatan.
Sesi akademik menghadirkan pembicara utama. Prof. Dr. Ir. Fabian J. Manoppo, MAgr., membedah konsep “Sistem Satu Jenjang Karir dan Satu Gaji Dosen ASN di Indonesia” yang menjadi isu penting dalam perjuangan dosen saat ini. Sementara itu, Prof. Dr. Nikolas Fajar Wuryaningrat, SE., MSc., melalui Studium Generalenya menekankan bahwa peran dosen tidak hanya terbatas pada pengajaran, tetapi juga meliputi penelitian, pengabdian, serta dorongan terhadap transformasi pendidikan tinggi agar benar-benar berdampak pada pembangunan bangsa.
Rakerwil ini juga menjadi momentum pengukuhan DPC ADAKSI di Universitas Sam Ratulangi (UNSRAT) dan Universitas Negeri Manado (UNIMA). Forum menghasilkan sejumlah program kerja yang berfokus pada penguatan advokasi kebijakan kesejahteraan dosen, peningkatan dukungan riset di perguruan tinggi, serta pengembangan jejaring antarperguruan tinggi di Sulut, Gorontalo, Maluku, dan Maluku Utara.
Rangkaian acara ditutup dengan konferensi pers yang menegaskan semangat perjuangan kolektif dosen melalui slogan “Dosen Kuat, Indonesia Maju — Tukin for All”.






