Tingkatkan Kapasitas Digital Pendidik, Mafindo Manado Gandeng Muhammadiyah, Pergunu, dan Kelompok Kerja MTs Gelar Mafindo AI Goes to School

oleh -20 Dilihat

Wanua.id, 23 September 2026 – Upaya mempercepat adaptasi teknologi dan transformasi digital di dunia pendidikan terus diperkuat di Sulawesi Utara. Masyarakat Antifitnah Indonesia (Mafindo) Manado secara resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) kerja sama strategis bersama tiga institusi pendidikan dan keagamaan di Aula Utama IAIN Manado, Rabu (23/9/2026).

Agenda penandatanganan nota kesepahaman ini dirangkaikan langsung dengan pelatihan “Kelas Kecerdasan Artifisial AI Goes to School Mafindo”, yang berfokus pada penguatan sinergi literasi digital dan kecerdasan artifisial pada ekosistem satuan pendidikan dasar dan menengah.

Penandatanganan dokumen kerja sama dipimpin oleh Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Mafindo Manado, Dr. Ahmad Mustamir Waris, M.Pd., bersama pimpinan masing-masing lembaga mitra, yakni: Ketua Majelis Pendidikan Dasar Menengah dan PNF Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Utara – Dr. Ardianto, M.Pd; Ketua PW. Persatuan Guru NU (Pergunu) – Hi. Ahmad Sholeh, S.Pd., M.Pd; serta Ketua Kelompok Kerja Madrasah Tsanawiyah (KKM MTs) Kota Manado – Hi. Syukri Sahid, S.Ag., M.Pd.

Kegiatan ini disambut antusias oleh 110 tenaga pendidik yang hadir dari empat kabupaten/kota di Sulawesi Utara, yaitu Kota Manado, Kota Bitung, Kabupaten Minahasa Utara, dan Kabupaten Minahasa. Para peserta terdiri dari kepala sekolah/madrasah, guru anggota Kelompok Kerja MTs Kota Manado, guru-guru di bawah naungan persyarikatan Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama, dan di bawah naungan Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota di Sulawesi Utara

Ketua DPW Mafindo Manado, Dr. Ahmad Mustamir Waris, M.Pd., menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari agenda nasional Mafindo untuk memastikan para pendidik di daerah memiliki daya saing dan kesiapan menghadapi disrupsi teknologi digital.

“Perkembangan kecerdasan artifisial menghadirkan peluang sekaligus tantangan besar bagi dunia pendidikan. Kehadiran para guru dari Manado, Bitung, Minahasa Utara, hingga Minahasa mencerminkan semangat bersama untuk bertransformasi. Kolaborasi ini bertujuan membekali para pendidik agar mampu memanfaatkan AI secara bijak, etis, dan efektif dalam pembelajaran, sekaligus membentengi peserta didik dari paparan konten hoaks dan manipulasi digital,” jelas Dr. Ahmad Mustamir.

Dalam sesi “Kelas Kecerdasan Artifisial AI Goes to School Mafindo”, para guru dibimbing langsung mengenai praktik integrasi AI untuk penyusunan modul dan bahan ajar, serta efisiensi administrasi pembelajaran.

Melalui penandatanganan nota kesepahaman ini, para pihak berkomitmen untuk melanjutkan kolaborasi dalam bentuk program pembinaan berkala, lokakarya, dan training penguatan literasi digital di dunia pendidikan Islam di Sulawesi Utara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *