RJI Gandeng IAIN Manado Dorong Jurnal Lokal Menembus Dampak Global

oleh -25 Dilihat

WANUA.ID – Relawan Jurnal Indonesia (RJI) Wilayah Sulawesi Utara sukses menggelar One Day Workshop bertajuk “From Local to Global: Elevating Indonesian Journals to Global Impact and Recognition” di IAIN Manado. Ketua RJI Sulawesi Utara, Faradila Hasan, menekankan bahwa kegiatan ini adalah langkah nyata untuk memetakan potensi jurnal-jurnal di Indonesia Timur agar lebih kompetitif di kancah internasional. Beliau mengapresiasi antusiasme tinggi dari para pengelola jurnal, termasuk perwakilan dari Poltekes Manado, Universitas Pattimura Ambon, Universitas Sam Ratulangi, dan lainnya yang hadir demi menyamakan standar kualitas publikasi.

Workshop ini menghadirkan Sekretaris RJI Pusat, Dr. Yusuf Saefudin, S.H., M.H., yang memberikan paparan mendalam mengenai konsep Diamond Open Access. Dr. Yusuf menjelaskan bahwa model ini merupakan masa depan publikasi ilmiah yang adil, di mana jurnal tidak membebankan biaya baik kepada penulis (Article Processing Charges) maupun pembaca. Menurutnya, penerapan Diamond Open Access yang dikelola secara profesional akan meningkatkan visibilitas dan sitasi jurnal secara signifikan, sekaligus meruntuhkan hambatan akses terhadap ilmu pengetahuan di tingkat global.

Ketua Yayasan Bina Lentera Insan, Asep Rahman, yang turut hadir bersama tim pengelola jurnal sebagai peserta, memberikan apresiasi tinggi terhadap materi yang disampaikan. Asep Rahman melihat bahwa konsep Diamond Open Access merupakan solusi inklusif yang sejalan dengan visi yayasan untuk mendemokrasikan ilmu pengetahuan. Ia menilai model ini dapat menjadi nilai tawar yang kuat bagi jurnal-jurnal di bawah naungannya untuk menarik minat peneliti mancanegara sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam gerakan sains terbuka di dunia internasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *