SMA Muhammadiyah Manado Perkuat Pengelolaan Lingkungan Sekolah melalui Bank Sampah RANTARA

oleh -66 Dilihat

Wanua.id — SMA Muhammadiyah Manado terus memperkuat komitmen dalam pengelolaan lingkungan sekolah dengan mengembangkan Bank Sampah Sekolah sebagai bagian dari pendidikan karakter dan pembelajaran berbasis praktik. Upaya ini ditandai dengan diterimanya perlengkapan pendukung Bank Sampah dari Yayasan Bina Lentera Insan (YBLI), sebagai tindak lanjut pembentukan Tim Bank Sampah Sekolah yang telah dilaksanakan sebelumnya.

Kepala SMA Muhammadiyah Manado, Ikhsan Sumaga, menyampaikan bahwa pengelolaan Bank Sampah Sekolah menjadi ruang belajar nyata bagi siswa dalam memahami isu lingkungan dan tanggung jawab sosial. Menurutnya, keterlibatan langsung siswa diharapkan mampu membentuk kebiasaan positif, meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan, serta mendorong partisipasi aktif seluruh warga sekolah.

Sebagai bentuk penguatan identitas dan semangat kolektif, siswa sepakat memberi nama kelompok Bank Sampah Sekolah RANTARA (Rawat Alam Nusantara). Penamaan ini lahir dari diskusi bersama siswa dan mencerminkan komitmen bersama untuk merawat lingkungan sekolah dan sekitarnya. Antusiasme siswa terlihat jelas selama kegiatan berlangsung, menandai kesiapan mereka untuk menjalankan program secara berkelanjutan.

Ketua Yayasan Bina Lentera Insan, Asep Rahman, menegaskan bahwa dukungan yang diberikan YBLI bertujuan memastikan program berjalan secara nyata. “Kami ingin Bank Sampah Sekolah ini tidak berhenti pada seremoni atau pembentukan tim semata, tetapi benar-benar dikelola dan menjadi bagian dari proses belajar siswa tentang tanggung jawab sosial dan lingkungan,” ujar Asep.

Sementara itu, Fahmi Kangiden, Manajer Program YBLI, menilai keterlibatan aktif siswa sebagai kekuatan utama program ini. “Antusiasme siswa menunjukkan bahwa pendekatan partisipatif sangat efektif. Bank Sampah RANTARA kami dorong menjadi ruang belajar yang menghubungkan isu lingkungan, kesiapsiagaan bencana, dan penguatan ketangguhan sosial di tingkat sekolah,” jelas Fahmi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *