Wanua.id – Aliansi Dosen Akademik dan Kevokasian Seluruh Indonesia (ADAKSI) DPC Universitas Sam Ratulangi (UNSRAT) akan menggelar Dialog Akademik dan Rapat Kerja pada Senin, 12 Januari 2026. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung di GrandPuri Hotel, Manado, mulai pukul 09.00 hingga 15.00 WITA.
Agenda ini mengangkat tema “Membangun Ekosistem Akademik Unggul, Integrasi Peran Strategis Dosen dalam Peningkatan Kualitas dan Kesejahteraan”, sebagai respons atas berbagai tantangan tata kelola perguruan tinggi dan isu kesejahteraan dosen yang terus menjadi perhatian nasional maupun daerah.
Dialog Akademik dan Rapat Kerja ADAKSI DPC UNSRAT dirancang sebagai ruang konsolidasi pengurus dan anggota, sekaligus forum intelektual untuk memperkuat posisi dosen sebagai aktor kunci dalam pembangunan mutu pendidikan tinggi. Kegiatan ini juga diharapkan menjadi wadah penyelarasan agenda organisasi dengan dinamika kebijakan pendidikan tinggi terkini.
“Rangkaian kegiatan akan diawali dengan Sesi I bertajuk Update Perjuangan dan Agenda ADAKSI yang akan disampaikan oleh Anggun Gunawan, S.Fil., M.A dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) ADAKSI. Dalam sesi ini, peserta akan memperoleh gambaran perkembangan advokasi dan arah strategis perjuangan ADAKSI di tingkat nasional” ujar Boyke Rorimpandey selaku Ketua ADAKSI DPC Unsrat.
Selanjutnya, Sesi II akan diisi Dialog Akademik ADAKSI dengan menghadirkan Prof. Dr. Ir. Fabian J. Manoppo, MAgr dan Prof. Dr. Nikolas Fajar Wuryaningrat, SE, MSA. Prof. Fabian akan membahas peran dosen ASN sebagai academic leader dalam membangun ekosistem mutu, kinerja, dan kesejahteraan, sementara Prof. Nikolas akan mengulas tata kelola perguruan tinggi dari perspektif kebijakan dan akuntabilitas sebagai prasyarat penguatan kesejahteraan dosen.
Kegiatan ini akan ditutup dengan Sesi III berupa Rapat Kerja DPC ADAKSI UNSRAT yang akan membahas program kerja organisasi, penguatan peran kelembagaan DPC, serta strategi advokasi di tingkat universitas dan regional.
“Melalui kegiatan ini, ADAKSI DPC UNSRAT menargetkan terbangunnya kesepahaman bersama mengenai peran strategis dosen dalam ekosistem perguruan tinggi, sekaligus penguatan langkah kolektif untuk mendorong kualitas akademik dan kesejahteraan dosen, khususnya di lingkungan Universitas Sam Ratulangi dan Sulawesi Utara,” tutup Boyke Rorimpandey.






