Pengalaman Berharga Kezia Pinunsada sebagai Puteri Intelegensia Duta Kesehatan Sulawesi Utara 2025

oleh -66 Dilihat

Wanua.id – Mengikuti rangkaian kegiatan Duta Kesehatan Sulawesi Utara menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi Kezia Pinunsada. Mahasiswi Fakultas Keperawatan Universitas Pembangunan Indonesia semester tiga ini mengaku bahwa keterlibatannya sebagai Puteri Intelegensia Duta Kesehatan 2025 tidak hanya memperkaya pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter, rasa tanggung jawab, serta kepedulian sosial yang lebih kuat terhadap masyarakat.

Sejak awal proses seleksi hingga seluruh rangkaian kegiatan dijalani, Kezia merasakan banyak kesempatan untuk belajar dan bertumbuh. Masa karantina dan latihan menjadi salah satu fase paling berkesan. Berbagai aktivitas yang dijalani bersama, mulai dari latihan, diskusi, hingga persiapan tampil, perlahan membangun rasa kebersamaan dan kekeluargaan. Meskipun para peserta datang dari latar belakang yang berbeda, suasana hangat dan saling mendukung membuat mereka merasa seperti berada dalam satu keluarga besar.

Selama mengikuti program Duta Kesehatan Sulawesi Utara, Kezia tidak hanya mendapatkan pemahaman tentang kesehatan fisik dan mental, tetapi juga dilatih menjadi komunikator yang efektif. Ia belajar bagaimana menyampaikan informasi kesehatan dengan cara yang tepat agar dapat diterima dan dipahami oleh berbagai lapisan masyarakat. Kemampuan ini menjadi bekal penting dalam perannya sebagai agen edukasi kesehatan.

Pengalaman paling bermakna bagi Kezia adalah ketika terlibat langsung dalam kegiatan edukasi kesehatan di masyarakat. Antusiasme dan respons positif yang ditunjukkan warga membuatnya semakin yakin bahwa peran Duta Kesehatan memiliki dampak nyata. Menurutnya, keterlibatan langsung di lapangan membuka mata tentang pentingnya kehadiran generasi muda dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pola hidup sehat.

Selain menambah wawasan, program ini juga mempertemukan Kezia dengan banyak teman baru yang memiliki semangat dan tujuan yang sama. Kebersamaan, kerja sama tim, serta saling menguatkan menjadi bagian tak terpisahkan dari perjalanan tersebut. Ia mengaku tumbuh tidak hanya dalam pengetahuan, tetapi juga dalam sikap, empati, dan kepercayaan diri. Dari yang semula merasa gugup dan kurang percaya diri, Kezia kini mampu tampil lebih yakin berkat bimbingan para senior dan pendamping selama proses berlangsung.

Melalui Duta Kesehatan Sulawesi Utara, Kezia belajar bahwa peran ini bukan sekadar gelar, melainkan tanggung jawab untuk membawa perubahan positif, sekecil apa pun, bagi lingkungan sekitar. Ia menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh kakak pembimbing dan tim yang telah mendampingi dengan penuh dedikasi.

Sebagai penutup, Kezia menyampaikan pesan kepada rekan-rekan Duta Kesehatan agar tetap menjadi pribadi yang peduli, rendah hati, dan konsisten mengedukasi masyarakat tentang hidup sehat. Ia juga memberikan pesan khusus kepada para Duta Kesehatan yang akan melanjutkan estafet perjuangan, agar menjalankan peran dengan ketulusan, menjaga kekompakan, dan terus belajar. Menurutnya, menjadi Duta Kesehatan bukan hanya tentang menjalankan program, tetapi tentang proses menjadi pribadi yang lebih dewasa, berintegritas, dan penuh kepedulian terhadap sesama.

Dengan semangat tersebut, pengalaman Kezia Pinunsada sebagai Puteri Intelegensia Duta Kesehatan Sulawesi Utara 2025 menjadi bukti bahwa ruang partisipasi generasi muda mampu melahirkan agen perubahan di bidang kesehatan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *