Wanua.id – Yayasan Bina Lentera Insan (YBLI) memfasilitasi kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang dilaksanakan oleh tim dosen Universitas Sam Ratulangi pada 2 Agustus 2025. Mengusung tema “Otomatisasi Manajemen Lingkungan Budidaya Tanaman Obat Tradisional (Biofarmaka) berbasis IoT sebagai Katalisator Pembangunan Berkelanjutan di Komunitas Masyarakat Sulawesi Utara,” kegiatan ini dipusatkan di Balai Latihan Kerja Komunitas (BLKK) YBLI dan area green house milik yayasan.
Kegiatan ini melibatkan warga setempat, khususnya pemuda dan kelompok tani, untuk mengenal langsung teknologi Internet of Things (IoT) dalam pengelolaan pertanian, khususnya budidaya tanaman obat. Melalui sesi diskusi dan praktik lapangan, peserta diperkenalkan pada sistem otomatisasi penyiraman dan pemantauan lingkungan tanaman secara digital—sebuah inovasi yang sebelumnya mungkin belum akrab di komunitas desa.
Ketua Yayasan Bina Lentera Insan, Asep Rahman, menjelaskan bahwa pendekatan berbasis teknologi seperti ini sangat penting untuk menjawab tantangan pertanian ke depan. “Teknologi bukan sekadar alat bantu, tapi jembatan yang menghubungkan ilmu pengetahuan dengan praktik masyarakat. Kami ingin green house YBLI menjadi ruang belajar terbuka, tempat warga bisa melihat langsung manfaat dari pertanian cerdas,” ungkapnya.
Sementara itu, Pujo Hari Saputro, Ketua Tim Pengabdi dari Universitas Sam Ratulangi, menyampaikan harapannya agar teknologi ini dapat memberi dampak jangka panjang. “Semoga teknologi ini bukan hanya digunakan saat pelatihan, tapi menjadi bagian dari kebiasaan baru masyarakat dalam mengelola lingkungan dan potensi lokal secara mandiri,” ujarnya. Ia juga mengapresiasi keterbukaan masyarakat Pandu yang antusias menyambut inovasi baru ini.
Melalui kolaborasi seperti ini, YBLI menunjukkan perannya sebagai jembatan antara perguruan tinggi dan komunitas lokal. Kegiatan ini tidak hanya membawa ilmu dari kampus ke masyarakat, tetapi juga membuka ruang tumbuh bagi pengetahuan lokal yang selaras dengan semangat keberlanjutan. Bagi Yayasan Bina Lentera Insan, inilah bagian dari misi besar untuk menciptakan masyarakat berdaya, adaptif, dan berpikir maju.






