Komitmen Pemerintah Terhadap Pengelolaan TPA Regional Mamitarang Dipertanyakan

oleh -322 Dilihat

Pembangunan TPA Regional Mamitarang di Kecamatan Wori, Minahasa Utara, yang direncanakan menjadi solusi bagi masalah sanitasi dan pengelolaan sampah di kawasan destinasi pariwisata Manado-Bitung-Likupang, memunculkan keraguan tentang komitmen jangka panjang pemerintah dalam pengelolaannya. Meskipun proyek ini diawali dengan dukungan Kementerian PUPR dan balai terkait, publik mempertanyakan apakah pemerintah daerah mampu memastikan kelanjutan proyek ini selesai hingga selesai.

Apakah pembangunan akan dilajutkan? Apakah akan ada alokasi anggaran yang memadai dan pengawasan ketat untuk menjaga agar fasilitas ini beroperasi sesuai standar lingkungan dan kesehatan? Dengan kapasitas 500 ton sampah per hari, risiko pencemaran lingkungan seperti pencemaran lindi (air sampah) bisa meningkat tanpa adanya manajemen yang berkelanjutan. Belum ada rencana jelas mengenai integrasi program pengelolaan sampah di daerah sekitar, sehingga masyarakat lokal juga menunggu kejelasan tentang peran mereka dalam mendukung dan memanfaatkan TPA ini.

Jika tidak ada koordinasi lebih lanjut antara pemerintah pusat dan daerah, proyek yang seharusnya menjadi solusi ini justru dapat menciptakan masalah baru. Adakah jaminan bahwa TPA ini akan benar-benar memberi dampak positif jangka panjang, ataukah hanya akan menjadi simbol proyek besar tanpa hasil? Komitmen pemerintah terhadap kelanjutan operasional TPA Mamitarang perlu diperjelas agar tidak hanya menjadi proyek yang mangkrak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *